Gebyar Ganjen Dipimpin Walikota Cimahi
Jumat, 01 Februari 2013
CIMAHI.- Gebyar
"Gerakan Pemberantasan Jentik Nyamuk (Ganjen)" dipimpin langsung oleh
Walikota Cimahi Atty Suharti Tochija di RW 11 Kel. Cigugur Tengah Kec.
Cimahi Tengah Kota Cimahi, Jumat (1/2). Hal itu dilakukan sebagai upaya
mengantisipasi serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan
cikungunya yang disebarkan nyamuk Aedes Aegypti.
Menurut Walikota Cimahi Atty Suharti
Tochija, penanganan DBD dan cikunguya seharusnya dilakukan sejak awal
musim hujan. "Begitu curah hujan harusnya langsung diantisipasi. Maka,
perilaku hidup bersih dan sehat harus ditingkatkan," ujarnya.
Sejak Jumat (2/1), para kader Ganjen
se-Kota Cimahi disiagakan untuk pemeriksaan jentik nyamuk di rumah
warga, pemeriksaan sanitasi lingkungan, dan pemantauan warga yang didera
penyakit DBD dan Cikungunya.
Selain walikota, aksi Ganjen juga
dipantau langsung oleh Wakil Walikota Cimahi Sudiarto di RW 7 Kel.
Citeureup Kec. Cimahi Utara dan Sekda Kota Cimahi Bambang Arie Nugroho
di RW 5 Kel. Cibeureum Kec. Cimahi Selatan.
Pada tahun 2011, kasus DBD mencapai 460
kasus dengan 3 kasus kematian. Tahun 2012, penyakit DBD mencapai 891
kasus dengan 5 kasus kematian.
Untuk data Januari 2013, belum direkap keseluruhan dari rumah sakit dan puskesmas. Namun, trennya meningkat.
Untuk mengurangi resiko ancaman DBD,
masyarakat harus kembali menggalakkan program pemberantasan sarang
nyamuk (PSN) dan penerapan metode 3M Plus yaitu menutup genangan air,
menguras genangan air dan mengubur sampah atau barang lainnya yang
mengundang kerawanan perkembangan jentik nyamuk DBD. (NF)***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar