GAGAL RAMPAS TAS, MANTAN ANGGOTA XTC TERKAPAR DI ASPAL
Mantan anggota kelompok berandalan bermotor XTC berinisial AR (17),
warga Baeleendah, Kab Bandung, terkapar di aspal jalan lantaran gagal
merampas tas pengendara sepeda motor. Niatnya menjambret mendapat
perlawanan dari sang korban. AR beserta empat kawannya menunggangi dua
sepeda motor mencari mangsa di wilayah perkotaan Bandung. Terakhir Jalan
Tamblong atau samping SPBU Naripan, komplotan penjambret itu beraksi.
"Modus tersangka memepet motor korban yang merupakan seorang pria.
Salah satu pelaku mencoba merampas tas. Namun korban berhasil
mempertahankan. Sempat terjadi pergumulan," kata Kapolsek Sumur Bandung
Janter Nainggolan.
Korban
seorang diri bernyali besar. Ia menabrakan motornya ke motor pelaku.
"Dua pelaku itu pun tersungkur jatuh. Salah satu pelaku berinisial V
kabur. Tiga pelaku lainnya juga ikut tancap gas. Sedangkan AR yang masih
tergeletak bersama motornya sempat dipukul korban," jelas Janter.
Lantaran korban melawan, AR mengacungkan samurai ke arah korban. Sadar
tak seimbang, korban meminta pertolongan. Sejumlah pegawai SPBU
mendengar teriakan meminta tolong bergegas menghampiri. Namun pelaku
berhasil melarikan diri. Polisi yang melintas mengamankan motor AR, dan
selanjutnya memburu anak baru gede tersebut.
GAGAL RAMPAS TAS, MANTAN ANGGOTA XTC TERKAPAR DI ASPAL
Mantan anggota kelompok berandalan bermotor XTC berinisial AR (17), warga Baeleendah, Kab Bandung, terkapar di aspal jalan lantaran gagal merampas tas pengendara sepeda motor. Niatnya menjambret mendapat perlawanan dari sang korban. AR beserta empat kawannya menunggangi dua sepeda motor mencari mangsa di wilayah perkotaan Bandung. Terakhir Jalan Tamblong atau samping SPBU Naripan, komplotan penjambret itu beraksi.
"Modus tersangka memepet motor korban yang merupakan seorang pria. Salah satu pelaku mencoba merampas tas. Namun korban berhasil mempertahankan. Sempat terjadi pergumulan," kata Kapolsek Sumur Bandung Janter Nainggolan.
Korban seorang diri bernyali besar. Ia menabrakan motornya ke motor pelaku. "Dua pelaku itu pun tersungkur jatuh. Salah satu pelaku berinisial V kabur. Tiga pelaku lainnya juga ikut tancap gas. Sedangkan AR yang masih tergeletak bersama motornya sempat dipukul korban," jelas Janter.
Lantaran korban melawan, AR mengacungkan samurai ke arah korban. Sadar tak seimbang, korban meminta pertolongan. Sejumlah pegawai SPBU mendengar teriakan meminta tolong bergegas menghampiri. Namun pelaku berhasil melarikan diri. Polisi yang melintas mengamankan motor AR, dan selanjutnya memburu anak baru gede tersebut.
Mantan anggota kelompok berandalan bermotor XTC berinisial AR (17), warga Baeleendah, Kab Bandung, terkapar di aspal jalan lantaran gagal merampas tas pengendara sepeda motor. Niatnya menjambret mendapat perlawanan dari sang korban. AR beserta empat kawannya menunggangi dua sepeda motor mencari mangsa di wilayah perkotaan Bandung. Terakhir Jalan Tamblong atau samping SPBU Naripan, komplotan penjambret itu beraksi.
"Modus tersangka memepet motor korban yang merupakan seorang pria. Salah satu pelaku mencoba merampas tas. Namun korban berhasil mempertahankan. Sempat terjadi pergumulan," kata Kapolsek Sumur Bandung Janter Nainggolan.
Korban seorang diri bernyali besar. Ia menabrakan motornya ke motor pelaku. "Dua pelaku itu pun tersungkur jatuh. Salah satu pelaku berinisial V kabur. Tiga pelaku lainnya juga ikut tancap gas. Sedangkan AR yang masih tergeletak bersama motornya sempat dipukul korban," jelas Janter.
Lantaran korban melawan, AR mengacungkan samurai ke arah korban. Sadar tak seimbang, korban meminta pertolongan. Sejumlah pegawai SPBU mendengar teriakan meminta tolong bergegas menghampiri. Namun pelaku berhasil melarikan diri. Polisi yang melintas mengamankan motor AR, dan selanjutnya memburu anak baru gede tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar